Header Ads

KiloCore, Processor dengan 1000 Core Pertama di Dunia

KiloCore, Processor berinti 1000

KiloCore, Chip Processor Pertama di Dunia yang memiliki Inti 1000 Core

Processor merupakan suatu komponen utama untuk perangkat komputer. Processor ini memiliki kegunaan untuk mengontrol semua aktifitas sistem komputer tersebut. Secara mekanisme kerja processor ini berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan perintah-perintah yang di inputkan. Dalam kata lain Processor ini disebut juga sebagai Otak dari sistem komputer.

Saat ini telah banyak dijumpai processor yang memiliki banyak core. Bahkan untuk perangkat smartphone saja saat ini telah menggunakan processor yang memiliki 10 core, salah satunya adalah Meizu 6 Pro. Namun bagaimana jika suatu processor memiliki core hingga 1000.?

Ya Processor yang memiliki 1000 Core saat ini telah berhasil diciptakan oleh para peneliti dari jurusan Teknik Komputer dan Elektro Universitas California, Davis, Amerika Serikat. Sesuai dengan umlah core yang dimilikinya, chip prosesor tersebut dinamai dengan nama KiloCore. Meraka pun mengklaim Prosesor ini sebagai chip processor dengan core 1000 pertama di dunia, dan menjadi prosesor yang memiliki clock yang paling tinggi yang pernah didesain di tingkat universitas.

Hal yang menarik lainnya dari prosesor yang memiliki inti 1000 ini adalah sumber daya yang dibutuhkan oleh KiloCore ini tidak banyak, bahkan dikutip dari Slashgear, chip prosesor ini hanya menggunakan tenaga yang bersumber dari baterai AA.

Processor 1000 Core

Untuk membuat chip prosesor 1000 core tersebut, para peneliti pun bekerjasama dengan IBM dan menggunakan teknologi manufacturing 32nm. Para peneliti ini mengatakan bahwa setiap core prosesor KiloCore dapat menjalankan sebuah program kecil secara independen yang mana disebut terbukti lebih fleksibel daripada desain prosesor dengan pendekatan SIMD. Frekuensi maksimal dari prosesor KiloCore ini adalah 1.78 GHz, dan diklaim hanya menghabiskan daya listrik sebesar 0.7 Watt saja. KiloCore ini memiliki 621 juta transistor dan mampu mengekseskusi 1.78 triliun instruksi per detik. Menariknya lagi, setiap core juga punya kemampuan untuk mengirim dan menerima data satu sama lain secara langsung.

Aplikasi yang dapat digunakan oleh prosesor KiloCore ini sedang berada dalam tahap pengembangan, seperti aplikasi wireless coding/encoding, video processing dan enkripsi. Pada saat perilisannya secara globalnanti, sepertinya akan banyak pihak sangat tertarik dengan pengembangan prosesor KiloCore ini karena banyak sekali pekerjaan penting yang dapat dilakukan oleh prosesor ini secara efisien, seperti mengolah sebuah data paralel yang sangat besar.

No comments

Powered by Blogger.